Kamis, 26 November 2015

PERAWI HATI


Judul                          : Perawi Hati
Jenis                            : Kumpulan Puisi
Penulis                       : Hamiruddin Hutabarat
Editor                         : Tiara Purnamasari
Layout                       : Tiara Purnamasari
Desain Sampul         : Roeman-Art
ISBN                           : 978-602-72920-7-9

Cet. I, Desember 2015
134
 hlm. ; 14 x 20,5 cm
Diterbitkan Oleh :MAZAYA PUBLISHING HOUSE
Kp. Empang, RT 12/RW 03, Desa Arjasari, Kec. Leuwisari, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46464
Phone : 085-
722-025-109, Email : mazayapublishinghouse@yahoo.com
Website : www.mazayapublishinghouse.blogspot.com
Harga : Rp. 41.000,- (belum ongkir)

Untuk pemesanan ketik PerawiHati
_Nama lengkap_No HP_Alamat lengkap_Jumlah exemplar
kirim ke 085-722-025-109 atau inbox ke Tiara Purnamasari

*Bagi yang sudah transfer, harap segera kirim foto/scan bukti transfer lewat inbox ke akun Tiara Purnamasari. Pembayaran tanpa bukti transfer dianggap tidak sah.
*****

Ketika cinta berpuisi, mengalir deras imajinasi memuat segenap diary yang berbilik dalam hati. Menyinggahi tiap-tiap nurani. Menggelitik nadi, dan mengaduk-aduk jiwa jadi nelangsa, mengotak-atik rasa jadi bahagia, perasaan berwajah lara, tawa, duka dan resah, kadang kala mengundang air mata yang tak berlembah. Namun, jika ia ditulis dengan tinta cinta, akanlah ia mengurai hikmah yang kelaknya akan dikenang oleh triliunan pelangi jiwa.
– Perawih Hati –

“Adalah kumpulan puisi-puisi indah penggugah jiwa, penawar luka, dan penyemangat asa dan cita. Membacanya membuat hati bertanya-tanya, benarkah ini karya dari seorang penulis pemula? Sungguh, ketika diminta untuk berkomentar, aku tak tahu harus berucap apa dan menulis dari mana. Mulut terbungkam dan ujung pena bergetar, tak kuasa melukiskan keindahan yang tersulam apik di dalamnya. Takutnya, nanti komentar tersebut malah menodai dan merusak susunan aksaranya. Karenanya, hampir satu bulan, aku hanya bisa memandanginya seperti memandang sepotong bulan. Terkagum-kagum, larut dan terlena oleh pesonanya. Dan sekalipun kata terucap dan pena tergores, tapi kesadaran paham betul bahwa kata tersebut belum sepenuhnya menggambarkan keindahan aksara santun ini. Tak akan pernah bisa. Terakhirnya, puisi ini sarat makna, penuh pesona, dan kaya sastra.” Jalaluddin Al-Hasby Lubis, penulis novel Lembah Air Mata


“Amir pandai benar memainkan kata-kata perasaan hingga mengaitkannya dengan alam, mengaitkannya dengan pemerintahan. Kata-katanya indah,  mengalir dan ketika membaca puisi-puisi ini saya merasa menemukan sesuatu yang selama ini saya cari. Puisinya luar biasa.” Abdul Halim, penulis novel Bisikan Cinta dari Tuhan

0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Mazaya Publishing House

This Template Was Found On Elfrida Chania's Blog