Senin, 16 Mei 2016

Sepenggal Kisah



Telah terbit ....
Judul                          : Sepenggal Kisah
Jenis                            : Kumpulan Cerpen
Penulis                       : Yusi Kurniati
Editor                         : Tiara Purnamasari
Layout                       : Tiara Purnamasari
Desain Sampul         : Roeman-Art
ISBN                           : 978-602-73734-8-8

Cetakan Pertama, Juni 2016
286
hlm. ; 14 x 20,5 cm
Diterbitkan Oleh :
MAZAYA PUBLISHING HOUSE
Kp. Empang, RT 12/RW 03, Desa Arjasari, Kec. Leuwisari, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat 46464
Phone : 085-
722-025-109, Email : mazayapublishinghouse@yahoo.com
Website : www.mazayapublishinghouse.blogspot.com
Harga : Rp. 65.000,- (belum ongkir)

Untuk pemesanan ketik Sepenggal Kisah
_Nama lengkap_No HP_Alamat lengkap_Jumlah eksemplar
kirim ke 085-722-025-109 atau inbox ke Tiara Purnamasari atau via bbm add pin 7c39e10d

*Bagi yang sudah transfer, harap segera kirim foto/scan bukti transfer lewat inbox ke akun Yara Purnama. Pembayaran tanpa bukti transfer dianggap tidak sah.
*****

“Ay, aku nggak bermaksud untuk menyakiti hati kamu. Aku dijodohkan, Ay. Dua bulan lagi aku akan tunangan, dan aku nggak bisa berbuat apa-apa, Ay.” Ia menunduk.
“Apa? Tunangan? Nggak bisa berbuat apa-apa? Kalau kamu emang nggak mau sama itu cewek, nggak mungkin kamu akan tunangan secepat itu. Kamu tuh bener-bener, ya? Aku … aku nggak tahu harus ngomong apa lagi. Sakit banget rasanya, Mas. Kamu tahu betapa sayang dan cintanya aku ke kamu, dan kamu nyampakin aku begitu aja kayak sampah!” ucapku terbata-bata karena berbicara di tengah isakku.
(Penggalan CerpenThe Power of Karma)

Aku merasa hidupku hampa tanpa Egy. Meski sekarang ada Reina, aku tetap tidak bisa mencintainya setulus hati. Akhirnya, aku pun memutuskan hubungan dengan Reina. Dan akhirnya aku lebih memilih untuk sendiri dulu tanpa kekasih. Aku menyesal dulu pernah menyia-nyiakan seseorang yang tak seharusnya aku sia-siakan. Sekarang di saat aku ingin kembali memperbaiki semuanya, dia sudah terlanjur pergi dan tidak ingin kembali lagi padaku.
Egy, kini aku baru menyadari betapa berartinya hadir dirimu di hidupku. Andai saja aku bisa memutar kembali waktu. Aku takkan mungkin bisa melupakan kenangan indah yang dulu pernah kita lewati bersama. Kamu adalah mantan terindah yang pernah kumiliki. Semoga kamu selalu bahagia. Aku sayang kamu selalu.
(Penggalan Cerpen Mantan Terindah)


0 komentar:

Posting Komentar

 
Copyright © Mazaya Publishing House

This Template Was Found On Elfrida Chania's Blog